
Setelah postingan Harm Reduction, pengorganisasian pengguna napza dan oral substitusi. Saya merasa perlu untuk menuliskan apa itu NAPZA secara basic. Saya coba merangkum dari berbagai sumber dan menggabungkan dengan pengalaman saya pribadi bergelut dengan si NAPZA ini , yang tentunya akan berperspektif pribadi saya sebagai salah satu korban dari pemakaian NAPZA ini. Dan saya akan membahas detil satu persatu sampai habis biz bizzz….
Secara harafiah arti dari NAPZA adalah Narkotika, Alkohol, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya.
Narkotika adalah zat-zat alamiah maupun sintetik dari bahan candu/kokaina atau turunannya dan padanannya yang mempunyai efek psikoaktif (menurunkan/mengubah kesadaran)
Alkohol adalah zat aktif dalam berbagai minuman keras, mengandung etanol yang berfungsi menekan syaraf pusat
Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif (perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku)
Zat adiktif adalah zat-zat yang mengakibatkan ketergantungan. Contoh : rokok, lem dll.
Beberapa jenis NAPZA adalah :
1. Ganja/Mariyuana
2. Heroin/Putaw
3. Kokain/Crack
4. MDMA/Ecstasy
5. Methamphetamin /shabu-shabu
6. Amphetamin
7. LSD
8. Sedativa
Rabu, 28 Januari 2009
Berkenalan dengan NAPZA
Tiga Kategori NAPZA
Yap apabila kita mencoba mengkategorikan NAPZA menjadi 3 bagian berdasarkan pada side effect-nya, akan menjadi seperti ini.
1. Stimulan (perangsang)
- Meningkatkan aktivitas susunan syaraf pusat
- Meningkatkan detak jantung, tekanan darah, dan pernafasan
- Menekan selera makan dan menjaga pemakainya terbangun
Contoh: Sabu, Kopi, Ekstasi, Rokok, Kokain
2. Depresan (penenang)
- Memperlambat aktivitas susunan syaraf pusat
- Penurunan detak jantung dan pernafasan
- Membebaskan dari kegelisahan
- Contoh: Alkohol, Putaw, Analgesik, Pil Koplo
3. Halusinogen
- Mengakibatkan gangguan penglihatan
- Mengubah suasana hati dan pikiran
- Contoh: Ganja, Jamur, LSD
Diantara 3 kategori tersebut efek dan cara, serta tempat pemakaian akan berbeda. Tergantung pada pengguna tersebut yang ingin menyesuaikan zat yang dipakainya dan efek yang ingin dirasakannya.
Dalam beberapa hal banyak juga zat dan efek tersebut tidak sesuai dengan kategori tersebut. Hal ini disebabkan oleh "TOLERANSI". Ya.. toleransi! Bahwa setiap orang memiliki toleransi yang berbeda terhadap suatu zat. Bisa saja seseorang ketika memakai sabu yang notabene adalah stimulan yang merangsang otak, tetapi efeknya malah dia tertidur :)
Mengapa Orang Pakai Drugs
Wah seru juga nih judulnya. Kenapa orang bisa pake drugs?
Apakah tiba-tiba aja si pengguna narkoba langsung jadi
SUPERMAN pecandu atau ada tahapan-tahapannya? Kenapa pecandu begitu sulit untuk menghentikan kecanduannya?
Apakah sama dengan sobat-sobat yang juga kecanduan makan bakso?
Yuuuummmmmmiiiiii......
Mungkin orang memakai narkoba pada waktu tertentu dalam hidupnya; sewaktu muda dan mencoba-coba, atau sewaktu tua sebagai penawar rasa sakit. Mereka juga mungkin memakai narkoba dengan cara yang berbeda pada waktu yang berbeda pula. Ada banyak teori mengenai mengapa orang memekai narkoba tetapi tidak ada alasan yang sederhana. Penggunaan dan masalah-masalah narkoba tampaknya dipengaruhi oleh beberapa faktor, sehingga tidak ada satupun teori yang tampaknya cocok.
Beberapa alasan seseorang memakai narkoba adalah:
Informasi Dasar Narkoba
| Pengguna Narkoba Pengguna narkoba adalah seseorang yang benar-benar hanya menggunakan narkoba atau alkohol untuk sekedar bersenang-senang, berekreasi, bersantai, menghilangkan stres atau kecemasan, hanya menggunakan pada perayaan atau acara-acara khusus atau untuk liburan. Alkohol (termasuk juga bir, arak maupun tuak) Putaw (Heroin), Shabu-shabu (Methamphetamine) dan Kokain adalah zat-zat yang sangat adiktif. Marijuana, Nipam, Ekstasi, LSD, Mushroom dan zat lainnya (Barbiturat, Amphetamine atau shabu, Hallusinogen), semua adalah narkoba yang dapat dengan mudah menarik seseorang untuk terjebak dalam adiksi atau kecanduan. Penyalahguna Narkoba Penyalahgunaan Narkoba adalah:
Bahaya Narkoba: Seorang penyalahguna memiliki masalah-masalah yang langsung berhubungan dengan narkoba dan alkohol dalam hidup mereka. Masalah-masalah tersebut dapat muncul dalam bentuk fisik, mental, emosional atau spiritual. Terkadang, penyalahguna dapat mengendalikan penggunaan narkoba atau alkohol, tetapi tidak seorangpun, baik kita ataupun si penyalahguna, yang tahu apakah hari ini si penyalahguna yang akan mengendalikan zat yang dipakainya itu, atau zat itu yang justru akan mengendalikan prilaku dan pikiran si penyalahguna sehingga timbul masalah. Kecanduan/Adiksi Narkoba Pemulihan dari adiksi memakan waktu kurang lebih dua tahun. Pemulihan dari adiksi (selalu) merupakan proses empat kelopak mencakup pemulihan fisik, mental, emosional, dan spiritual Program 12 langkah dan pertemuan-pertemuan Narcotics Anonymous (NA) sekarang ada di Jakarta, Bogor, Bandung, Surabaya, Pontianak dan Bali. 12 Langkah NA
Pecandu membutuhkan pertolongan profesional, khususnya bimbingan dari pecandu dalam pemulihan atau pecandu lainnya yang telah sembuh, apabila pertanyaannya adalah apa mereka benar-benar ingin membantu teman kita yang kecanduan, carilah bantuan rekan sebaya yang terlatih maupun profesional yang layak. |